Kalo kita baca komik dan terbawa oleh jalan ceritanya, kita pasti bayangin gimana kalo kita yang jadi peran utamanya .....
Hmmm .... terus terang meski usia saya sudah berkepala tiga, tapi saya masih tetap mengikuti serial manga Jepang loh. Apalagi yang terbit tiap minggu di Internet, gratisan lagi hehe ...
Neh serial komik yang tetap saya ikutin sampe sekarang dari jaman saya kuliah :
ONE PIECE
Neh manga yang paling paling keren menurut saya, pemeran utamanya Si Luffy Topi Jerami bener-bener orang yang mempunyai kekuatan mimpi luar biasa meskipun dia super bodoh. Mimpinya cukup unik : Menjadi Raja Bajak Laut .... mimpi yang aneh seh, kenapa gak jadi Raja Minyak aja ya, kan enak jadi orang kaya hehe .... tapi tiap orang emang mempunyai mimpi yang berbeda-beda
NARUTO
Manga ini juga keren, pemeran utamanya Si Naruto hampir mirip dengan karakter Si Luffy Topi Jerami
mempunyai kekuatan mimpi yang luar biasa meskipun juga super bodoh. Mimpinya : Menjadi Hokage (Pemimpin Desa Ninja) Terhebat .... hmm paling ga Si Naruto ini masih menang mimpinya dibanding Si Luffy Topi Jerami, coz kalo Si Naruto mimpi jadi orang paling baik sedunia, kalo si Luffy mimpi jadi orang paling jahat sedunia, meski sebenernya keduanya sama-sama orang baik .....
Nah menurut saya ada 2 kekuatan hebat yang mejadikan manga ini sangat populer yaitu kedua pemeran utamanya sama-sama mempunyai Kekuatan Mimpi yang Besar ....
Sebenarnya yang menarik tuh bukan mimpi besarnya yang ditegaskan oleh masing-masing pemeran utamanya dari awal cerita, tapi yang paling menarik adalah bagaimana proses perjalanan kedua karakter tersebut yang pantang menyerah dari nol hingga nanti bisa mewujudkan mimpinya ....
Yah itu kehidupan dalam Manga, semuanya sudah ada dalam skenario pengarangnya ....
Coba aja prinsip-prinsip dalam manga tersebut diterapkan dalam kehidupan nyata, apa mungkin ya?
Jawabannya seh mungkin aja.
Sebenernya tiap orang itu sudah mempunyai mimpi masing-masing, dan sudah mempunyai jalannya masing-masing, cuma kadang orang tersebut tidak sadar kalo dia sudah dalam perjalanan mimpinya ...
Sayangnya mimpi itu ada 2, Mimpi Buruk dan Mimpi Indah. Nah kita sedang dalam zona perjalanan mimpi buruk ato mimpi indah itu tergantung dari pikiran kita yang memilih ....
Misal contoh sederhananya neh :
Si X sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Jakarta untuk menyatakan cinta pada Si Y. Si X harus berjalan kaki untuk menempuh jarak ratusan kilo, itu yang disyaratkan oleh Si Y untuk meyakinkan besarnya cinta Si X. Tapi setelah mencapai setengah perjalanan Si X kehilangan sepatu satu-satunya untuk meneruskan perjalanannya, Si X tidak mampu membeli sepatu baru karena anggarannya hanya cukup untuk biaya makannya .... jika diteruskan pun harus berjalan tanpa alas kaki, dan itu akan sangat menyakitkan ....
Skenario pertama :
Si X memutuskan untuk menghentikan perjalanannya karena alasan tersebut, karena setelah dihitung-hitung uang yang tersisa sekarang ternyata cukup untuk naik bis kembali ke Surabaya. Akhirnya Si X kembali ke Surabaya dan berusaha melupakan Si Y, Si X menyerah pada mimpinya, selanjutnya karena terbiasa dengan menyerah pada mimpinya, Si X tidak pernah mencapai apapun sesuatu yang besar dalam hidupnya dan Si Y pun mejadi milik orang lain. Si X selalu berhenti di tengah jalan sebelum mimpinya terwujud. Nah, pada saat Si X memutuskan menghentikan perjalanannya, sebenarnya Si X telah memilih memasuki Zona Perjalanan Mimpi Buruk, meskipun kelihatanya Si X nyaman-nyaman saja dengan kehidupannya, tapi ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya.
Skenario Kedua :
Si X tetap bersikeras meneruskan perjalanannya, meski tanpa alas kaki, karena itu satu-satunya mimpi yang harus diwujudkannya terlebih dahulu. Tanpa disangka-sangka Si X bertemu dengan seseorang yang baik hati yang tergerak dengan tekad Si X untuk melakukan perjalanan tersebut, Si X pun dibelikan sepatu oleh orang tersebut. Si X pun mencapai Jakarta dengan berjalan kaki, dan Si Y menerima kesungguhan cinta Si X. Selanjutnya, Si X merasakan bahwa dengan tekad yang bersungguh-sungguh, di dunia ini apapun bisa dilakukan meskipun akan ada rintangan- rintangan yang menghalangi. Seiring dengan berjalannya waktu Si X sukses mewujudkan setiap mimpi-mimpinya hanya dengan bermodal sikap pantang menyerah .... Nah ini Si X dalam Zona Perjalanan Mimpi Indah ....
Selanjutnya bagaimana dengan kita ..... kita tinggal pilih kita dalam Zona Perjalanan Mimpi Buruk ato Zona Perjalanan Mimpi Indah ....
Yah Tetaplah Bermimpi Indah ....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar